Kamis, 01 September 2016

Ziarah Makam Wali Songo Sudah Menjadi Tradisi

Wali Songo. (Foto: putragungtravel.com)
KOMPAS.com - Mualim Sulaiman, pengelola Pondok Pesantren Hibyatus-Syiban, Bangsalsari, Kabupaten Jember dgn bersungguh-sungguh dan nada lirih menangani baca Surah Yasin dan dzikir di makan Sunan Ampel Surabaya, Kamis (21/7/2011) tengah malam. dia mengambil rombongan mungil jumlahnya enam orang.

Ziarah ke makam Walisongo bakal datangnya bln Ramadhan ini telah jadi kebiasaan beta sejak belia. dgn jumlah jamaah yg mungil lawatan awak lebih tekun. tak terburu-buru, katanya.

Dari Sunan Ampel dapat menyambung ke Kota Gresik merupakan ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri. Selajutnya mencari jalan ke utara ke Sunan Drajat di Lamongan dan Sunan Bonang di Tuban. awal tanah Jawa Timur dapat diteruskan ke Sunan Muria, Sunan Kalijaga dan Sunan Kudus, ketiganya di Jawa juga. Terakhir ke Sunan Gunung Jati di Cirebon, Jawa Barat.

Biasanya dapat ditambah ke makam Gus Dur di Jombang, Syekh Jumadil Qubro di Mojokerto, KH Abdul Hamid di Pasuruan, Syekh Kholil di Bangkalan.

Bagi ulama Rifai asal Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, lawatan ke makam Walisongo ialah adat yg apik buat lebih memantapkan ibadah puasa Ramadhan juga sebagai perjuangan melawan udara nafsu. bersama melawat dan memohon di makam Walisongo, kita menjadi ingat bahwa kita bakal mati. juga sebagai bentuk terima kasih atas perjuangan mereka yg melansir Islam di Jawa. apabila tidak ada perjuangan mereka, agaknya kita tak jadi muslim, jelasnya. dirinya menggembleng rombongan dua bus atau seputar 80 orang.

Bagi Nur Latifah, dari Dukuh Kupang, Kota Surabaya, grup khatimil quran mereka tidak jarang berkunjung ke makam Walisongo. kunjungan dengan cara husus di bln Syaban ini disertai angan-angan biar kelak buat bln suci Ramadhan mampu khusyu menjalani ibadah puasa dan yang lain. Intinya abdi terhadap Ramadhan mau konsentrasi jalankan ibadah puasa, katanya.

Tarwiyah, pelawat bersumber Krian, Kabupaten Sidoarjo memaparkan, tidak hanya bln Syaban kebanyakan dia dgn keolompok pengajiannya berulang tiap Maulid Nabi tentu ikut menyekar ke makam Malik Ibrahim. Ini telah rutinitas berzi arah bertepatan dgn Maulid NabiMuhammad SAW. Ya aku ikut mengaji semaan Al Quran pun haul Syekh Maulana Malik Ibrahim, ujar Tarwiyah.

Harus bersinambung penyelenggara Kompleks Makam darmawisata kunjungan Syekh Maulana Malik Ibrahim, Salim menuturkan, rata rata visitor berkelompok menjangkau 100 bus per hri. jikalau wahid bis isikan 50 wong umumnya di bln Syaban ada 5.000 visitor yg datang. Itu belum termasuk juga yg datang dgn kendaraan pribadi atau muatan universal, tuturnya.


Pada th 2010 jumlah visitor menggabai 1.365.000 visitor lokal dan 400.000 visitor manca negeri. Angka itu naik kurang lebih 15 prosen awal th diawal mulanya, katanya.

Dia memaparkan, visitor tamasya lawatan makam bakal berisik guna bln Muharam, Rabiul dari, dan Sa'ban daftar Hijriyah. sekalipun kepada bln puasa tambahan pula agak sepi. jika tengah ada umumnya visitor lokal, tuturnya.

Meningkatnya jumlah pengunjung bakal Ramadhan, menghasilkan wilayah lebih kurang makam Walisongo pandangan hidup selagi 24 jam. dikarenakan visitor itu datAng dan perginya tak m engenal batasan disaat. Keramaian visitor di Makam Maulana Malik Ibrahim kelihatan awal terminal parkir di alat pemberani yg penuh dan visitor yg datang berangkat bergiliran di kompleks makam. aspek yg persis tampak di kompleks tamasya kunjungan makam Sun an Giri di Sekarkurung.

Petugas di kompleks makam Sunan Giri, Chandra memaparkan buat Senin petang ada 65 bus rombongan alamat Situbondo. pada awal mulanya kala Nisfu Syaban hri pekan dulu, sini penuh visitor. Pelawak dan pembawa program televise Tukul Arwana tengah mesti beratur masuk ke makam Sunan Giri, tuturnya.

Momentum tersimpul ialah barokah kepada tukang ojek dan kusir dokar di terminal darmawisata kunjungan makam Sunan Giri. cuma tukang ojek yg mengenakan rompi paguyuban ojek Sunan Giri dan dokar yg ada tuli san dokar liburan Sunan Giri yg dapat merenggut penumpang. Tarif ojek Rupiah 2.000 per insan sekali proses, tunggal sepeda motor diisi dua insan penumpang. Tarif dokar (kereta kuda) rupiah 3.000 sekali cara. tunggal dokar diisi lima orang.

Ziarah kubur merupakan sesuatu y ang tambah tergarap Rasulullah. Tujuannya bukan terhadap memengaruhi sesuatu untuk kawakan kubur sedangkan kepada meratibkan mereka. Merefleksi diri perjuangan mereka. Merefleksi diri bahwa kita semula bakal mati. Ini adat yg bagus. Dan perlu Hadits riawayat Musl im, membuat adat yg apik itu mewarisi pemberian, kata Ny Hastuti, satu orang pembimbing religi di Surabaya.


EmoticonEmoticon